Teruntuk Kamu
Sadarkah kamu jika ada yang berubah diantara kita? Kamu akan sadar jika kamu tidak menganggap ini hal biasa. Bukannya baper atau apalah itu bahasanya, namun aku rindu KITA yang kemarin. Kita yang selalu tertawa lepas jika bersama, kita yang tak pernah habis bahan untuk bertukar cerita dan kita yang selalu saling mendukung walaupun dengan cara tersirat. Apakah selamanya akan seperti ini? Hey! Kita bertemu dengan cara baik-baik, tak mungkin kita akan berpisah dengan cara seperti ini. Aku mengaku salah. Ingat, kita punya batas. Dan kesalahanku telah melewati batas itu. Aku mengakuinya. Aku minta maaf. Tapi, bukankah kita bisa memperbaikinya? Kita kembali seperti saat kita pertama kali bertemu? Pertama kali kenalan? Pertama kali kamu menyapa ku? Belum ada waktu yang tepat untuk membicarakannya. Mereka? Sepertinya aku harus mengabaikan mereka dulu agar kita dapat kembali seperti kemarin. Kamu juga harus ingat kalau kamu juga punya batas, aku takkan melangkah jika kamu tak mengajakku melangk...