Kita
Kita bertemu di satu atap. Tak seperti hari kemarin.
Aku tak berani menyapamu. Yang ku lakukan hanya menatap mu.
Menatap senyum mu. Menatap tawa mu. Aku tak tahu, apakah kau sadar
akan keberadaan ku di dekat mu. Jarak kita sangatlah dekat. Mungkin, angin dari
kipas tangan ku sampai ke arah mu. Maaf, aku tak mengerti dengan rasa ini. Aku pernah
berpikir, apakah rasa ini akan berlangsung lama? Ku rasa tidak. Tapi, siapa juga yang tahu?
Aku tak berani menyapamu. Yang ku lakukan hanya menatap mu.
Menatap senyum mu. Menatap tawa mu. Aku tak tahu, apakah kau sadar
akan keberadaan ku di dekat mu. Jarak kita sangatlah dekat. Mungkin, angin dari
kipas tangan ku sampai ke arah mu. Maaf, aku tak mengerti dengan rasa ini. Aku pernah
berpikir, apakah rasa ini akan berlangsung lama? Ku rasa tidak. Tapi, siapa juga yang tahu?
Komentar
Posting Komentar